Sakit, 139 Jemaah Haji Jalani Safari Wukuf Pakai Bus

  • Share
Sakit, 139 Jemaah Haji Jalani Safari Wukuf Pakai Bus

Pastilebih.co.id – Sebanyak 139 Jemaah haji sakit disafariwukufkan. Dari sejumlah tersebut, sebanyak 112 jemaah dalam posisi duduk sementara 27 jemaah dalam posisi baring.

Jumlah tersebut meliputi pasien dari ruang ranap, IGD, isolasi, intermediate, greenzone, dan psikiatri. Hal ini dipastikan Kepala Pusat Kesehatan Haji, dr. Budi Sylvana, MARS di Arafah Jumat (8/7).

“Jemaah disafariwukufkan menggunakan 10 bus dan dikawal 4 ambulans. Sudah berangkat dari KKHi jam 12.00 WAS” lanjut dr. Budi

Sebanyak 112 Jemaah yang disafariwukufkan dalam posisi duduk terbagi ke dalam 6 bus. Sementara 27 jemaah dalam posisi baring terbagi dalam 4 bus.

Baca Juga:
Ini Doa Menag Yaqut di Momen Haji Akbar: Semoga Bangsa Kita Makin Saling Menyayangi

Selama proses safari wukuf, dr. Budi menegaskan bahwa jemaah tetap dalam bus.

Selain proses safari wukuf yang dilakukan oleh KKHI Makkah, terdapat 1 orang pasien yg disafariwukufkan oleh RSAS.

Persiapan pemberangkatan jemaah dan bus telah dimulai sejak jam 5 pagi. Pasien yang bisa mandi sendiri maka mandi sendiri. Jika bisa mandi di kamar mandi dengan pendampingan, maka didampingi. Dan yang tidak bisa, dimandikan oleh perawat di tempat tidurnya masing masing. Setelah itu jemaah dipakaikan baju ihram.

Masing masing bus didampingi oleh dua orang dokter, dua orang perawat, dan tenaga lainnya. Tim safari wukuf berangkat sejak pukul 12.00 dan dijadwalkan kembali dr Arafah jam 17.00 WAS

Setelah proses safari wukuf selesai, semua jemaah akan kembali di rawat di KKHI. Seluruh jemaah dikembalikan sesuai nomor bednya. Nama dan nomor bed dikalungkan untuk memudahkan.

Baca Juga:
Jelang Wukuf, Pos Kesehatan Arafah Rawat 33 Jemaah Haji yang Alami Masalah Kesehatan

Sementara untuk jemaah yang berasal dari kloter, akan dikembalikan setelah kloternya kembali ke hotel.



#Sakit #Jemaah #Haji #Jalani #Safari #Wukuf #Pakai #Bus

Sumber : www.suara.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.